Thursday, February 20, 2014

Food Blogger

Di lingkungan kota kuliner ini, ada 2 food blogger ato food critic yg dominan; sebutlah si K dan si M (bila anda pecinta makanan dan anda orang medan, you know who they are .hehe). Si K, semua makanan liputannya selalu disebut enak, semua resto dan tpt mkn, apapun jenis mknannya, pasti disebut enak, ho ciak. Lain dengan si M yang lbh pedes kritikannya kadang-kadang. Rasa ayamnya hambar lah.. Ikannya keasinan lah.. Pelayanannya jelek lah.. Dan sebagainya. Saya pribadi lebih mengikuti reviewnya si M, menurutku, reviewnya lebih jujur gitu, walaupun kadang terasa sangat pedes dan ga enak di telinga. Bagaimanapun.. Saya sebagai si awam, saya jadi lebih ngerti mana yang mana; yang enak yang seperti apa, yang ga enak tu seperti apa. Kalo semua makanan disebut enak, jadi bingung kan milihnya?

Hari ini, sebagai seorang Kristen, tentu saja saya juga berharap dapet guidance dalam pertumbuhan rohani saya. Saya belajar dan mengasah diri supaya lebih peka dalam mengerti Sang kebenaran, supaya lebih ngerti membedakan yang benar dan yang salah (discernment). Tetapi pada kenyataannya, saat saya mengerti yang mana yg salah dan mana yang benar dan saya mengutarakannya, kenapa saya justru seperti sedang menjelek-jelekkan orang lain?
Kenapa jadinya orang lebih suka si K yang cuma ngomong segala yang baik dan enak? Apakah kritik yg diberikan si M itu menjelekkan? Bukankah kritik yg diberikan si M seharusnya bisa menjadi bahan pertimbangan bagi resto unruk berbenah diri?

Lalu kenapa kita, orang kristen lebih suka mendengar apa yg enak2 saja yang positif saja dan bukan apa yang benar (walaupun pedes)?

Sunday, September 8, 2013

Mangga


Hari ini gw menikmati buah yang ntah ke berapa dari pohon mangga nyokap. Pohon yang telah ditanam hampir 7 taon (menurut pengakuan nyokap) belum pernah  berbuah sekalipuuun! Sampai beberapa waktu yang lalu seorang teman memberikan pupuk supeeerr buat si pohon, LANGSUNG dia melahirkan buah-buah pertamanya.

Perasaan sungguh senang tak terkira ketika melihat pohon mangga berbuah, nyokap menyirami, menyiangi, menghitungi setiap buah yang keluar... dan menunggu saat-saat memanen.

Rasanya senang ajubilah ketika gigitan pertama... Manisssnyaa..Enaknya...Sluurp...Serasa ga percaya kalau ini adalah buah hasil tanam sendiri. Kata orang-orang, ini jenis harum manis yang mahal itu loh.. makanya enak! Hmm.. makin bangga aja rasanya.

Hari ini kembali gw menikmati mangga harum manisku. Disetiap gigitan, menikmati betapa kerennya, betapa luar biasanya, betapa ajaibnya, kejadian si mangga ini. Dari biji sebiji, pohon kecil, disiram air aja bisa jadi mangga yang juicy, manis, harum dan empuk ini. Pasti ada pabrik superrr canggih di dalam. Betapa hebat dan ajaib Penciptamu, mang! Gw yang cuma jadi perantara, cuma jadi tukang petik mangga aja pun terasa bangga, apalagi sang Penciptanya.

Dan sekali lagi gw memuji Pencipta pohon mangga dan segala yang ada di muka bumi ini. Haleluyah!

Friday, May 24, 2013

Kreativitas

Taukah kamu berapa jenis sayuran yang ada di dunia? Berapa banyak sayuran yang uda pernah kamu makan? Sepertinya sangat sedikit sekali... dan masih banyak yang belum pernah kita makan. Padahal Allah Pencipta menciptakan berbagai jenis sayuran untuk kita nikmati, berbagai jenis hasil lauk untuk kebutuhan kita, berbagai jenis bunga dalam berbagai bentuk dan warna untuk kita nikmati keindahannya. Sebenarnya kalau diciptakan 10 jenis saja pun sudah cukup rasanya sayuran itu kita nikmati. Tapi kenapa Dia mau menciptakan beraneka jenis sayur ini? Perenunganku berakhir pada satu pernyataan: Tentulah karena Dia sangat sangat sangat mengasihi kita! Karena Dia adalah kasih, dan terlebih dari itu Dia mengasihi ciptaanNya ini. Dan lagi, saya cuma bisa terkagum-kagum dan berkata: "trima kasih Tuhan!"
Selain karena Dia Kasih, segala keragaman ciptaannya ini membuatku menyimpulkan, tentulah Dia juga adalah Pencipta yang Kreatif. Sayuran saja ada berbagai jenis bentuk dan warna. WOW! belum lagi daun, bunga, pohon, ikan, burung, dan seterusnya (kamu dapat menambahkannya terus dan terus).

Pada akhirnya ketika merenungkan sang pencipta yang kreatif ini, saya disadarkan bahwa kreatifitas haruslah dimulai dengan KASIH kepada Dia, oleh Dia, dan bagi Dia. Soli Deo Gloria. Selamat berkreasi!

Sunday, May 5, 2013

Life of Pi



Life of Pi adalah sebuah film yang mempunyai cara bercerita yang sangat unik. Film ini dimulai dengan percakapan seorang penulis dengan Pi dalam pencariannya akan Tuhan. Jelas sekali kita bisa melihat sosok penulis dalam karakter Pi. Papa Pi adalah seorang yang bijaksana sekali. Kita bisa belajar banyak hikmatnya dalam pengajarannya kepada anak-anaknya; salah satu yang  berkesan adalah percakapannya dengan Pi di meja makan, seringkali kita seperti Pi, melihat semua agama baik, menyembah semua tuhan yang kita kenal: Syiwa, Yesus, Buddha, Allah. Pi berpikir semua agama baik, masing-masing memiliki ‘plus-minus’ masing-masing. Jadi, kenapa tidak semuanya disembah aja? No harm toh? Papa Pi menjawab dengan bijaksana sekali, dengan hikmat yang... kupikir berasal dari Yang diatas saja: “ Orang yang beriman kepada banyak allah, jangan berpikir kalau dia adalah orang yang sangat rohani dan beriman. Karena sebenarnya dia tidak beriman kepada siapa-siapa.” Sebuah jawaban yang mengejutkan sekali! Dalam dan BENAR! Truly True.

Saya tidak akan banyak menulis mengenai petualangan Pi dan usahanya bertahan hidup di tengah lautan bersama seekor harimau (bernama Richard Parker), saya akan lompat langsung ke akhir ceritanya, disaat Pi bercerita hal yang sebenarnya kepada dua orang penulis laporan. Yaitu kejadian yang sebenarnya tetapi sukar dipercaya, mereka lebih senang Pi bercerita tentang sesuatu yang kedengarannya lebih masuk di akal daripada hal yang sebenarnya, yaitu bahwa Pi bertahan hidup, bersama dan karena seekor harimau. Di dalam segala kesukarannya untuk bertahan hidup, harimau itu menjadi pisau yang terus mengasah Pi untuk senantiasa waspada, memotivasinya untuk terus bertahan. Tanpa harimau itu, Pi mungkin sudah tidak bisa menceritakannya kepada si penulis saat ini.
Nah, yang menarik adalah Pi mengaitkan hal ini dengan Tuhan. Hal ‘ini’ apa?
Yaitu hal “ kita pada dasarnya pun seperti dua orang penulis laporan ini, kita lebih senang mendengarkan apa yang kita pikir masuk di akal kita, kita tidak mau mendengar apa yang benar, tetapi apa yang aku suka.”
Sama halnya dengan, Tuhan adalah kebenaran, tetapi Dia kedengarannya tidak masuk akal, cara Dia bertindak, kejadiannya tidak terlalu masuk akal bagi kita sehingga kita memilih untuk diciptakan satu cerita lain mengenai tuhan yang lain, yang lebih masuk akal kita. Which story do you prefer?

Thursday, August 16, 2012

Botak?

Nats : Tidaklah diketahui, bahwa Tuhan telah meninggalkan dia (Hakim-hakim 16:20)
Bacaan : Hakim-hakim 16:6-20

Barney selalu bangga dengan rambutnya yang tebal dan berombak. Namun kemudian ia kehilangan semuanya itu. Akhirnya hanya sehelai rambut saja yang tinggal di atas kepalanya. Suatu pagi ketika bangun, Barney melihat bantalnya, dan sangat terguncang melihat helai rambut terakhirnya tergeletak di situ. Ia langsung melompat dari ranjangnya, berlari ke lantai bawah sambil berteriak-teriak, “Martha, Martha, aku botak!”

Kisah diatas mengingatkan saya pada Simson, yang tidak segera mengetahui bahwa Tuhan telah meninggalkannya (Hakim-hakim 16:20). Hal serupa juga terjadi pada orang Kristen yang secara iseng mencoba-coba segala sesuatu di dunia ini. Tanpa menyadari apa yang terjadi, ia sudah jatuh ke dalam dosa yang semakin lama semakin dalam, dan perlahan-lahan menjauhkan dirinya dari Tuhan. Ia baru sadar setelah mengalami sesuatu yang mengejutkan—barangkali setelah Allah mendisiplin—sehingga ia dapat melihat kondisinya yang sebenarnya. Dengan terang firman Allah, orang yang diperdaya akan menyadari betapa Setan telah melucuti kerohaniannya yang teguh. Televisi, bioskop, dan home video menayangkan kebiasaan-kebiasaan dalam hidup yang menunjukkan betapa dalamnya sebagian orang telah tergelincir. Kata-kata tak senonoh dan tema-tema tak bermoral yang dulu ditentang, kini ditoleransi sebagai hiburan. Supaya tidak terguncang seperti Barney, penting bagi kita untuk menguji diri setiap hari. Atau, maukah Anda mengalami kebotakan rohani?—RWD

KEJATUHAN DALAM DOSA SERING KALI TIDAK TERASA SEBAGAI EMPASAN DAHSYAT, TETAPI KEBOCORAN YANG LAMBAN

  http://alkitab.sabda.org/illustration.php?id=157

God centered life?

I dedicate this writing to all my sunday school teacher. 

We pray that we wanna be more discipline in sunday school every week but, 
we don't make a sacrifice to come early and prepare evrything. 

We pray that children will find joy in sunday school, feel like heaven but, 
we never show the fun in our ministry. 

We pray that Your glory be done, shown in our life but, 
we never follow His instructions. 

We pray that our kids will have a Godly life but, as teacher, 
we never honor God more than our worldly boss.

Thursday, March 8, 2012

NOWISM

Membaca berbagai trend yang sedang berjalan sekarang ini, NOWISM adalah kata yang tepat untuk mendeskripsikannya. Berkat kecanggihan teknologi, banyak tersedia aplikasi-aplikasi yang sangat membantu konsumer untuk kecanggihan dan kecepatan informasi. Segala inovasi, segala cara marketing adalah untuk mendukung segala tindak tanduk manusia yang sedang berjalan di eskalator NOWISM ini.

Kita mulai dengan 2 aplikasi yang dekat dengan kita: Facebook & Twitter. Berbagai hal/perasaan/reaksi/kejadian yang terjadi disekitar kita dapat langsung kita 'post' ke Fb ato twitter; dan dalam sekejap mata, hal itu jadi informasi dan perbincangan banyak orang.

Salah satu hal yang ikut mendukung NOWISM ini adalah kemajuan Mobile phone atau telpon genggam. Kecanggihan teknologi telpon genggam yang kecil, murah, bisa dibawa-bawa, bisa jadi kamera, bisa ngomong, bisa jadi peta, dan 1001 macam 'kebisaan' nya (artinya tak terhingga) membuat mesin NOWISM berjalan semakin cepat.

Jadi, apakah yang bisa kita lakukan dengan NOWISM ini?

Wednesday, February 29, 2012

How to see


it has been a while since my last post.
starting to write is as hard as starting to draw (for me :)).

i have been re-read, re-think, and gather many resources on drawing process lately. one of my favorite book is drawing on the right side of the brain by Betty Edward. Betty mention about a point in her book that the most important thing for an artist is about 'how to see'.
It is about listen to your eyes, not your brain.

This is true, because in fact we often listen to our brain. " No, this is a square box, it has to be straight, equal 4 sides." we fail to see as our eyes see, the square is in perspective, then it is normal to have some distorted sides. if we keep listen to our brain instead of our eyes, then we can never able to draw.

while pondering on this topic, i realize that we often do the same thing in life. In our depraved world, we tend to follow our sinful desire which is very deceiving. Our perspective is damaged, the way we think is not in the right position anymore. The remedy is, we should follow the bible, we should listen to the Word which is light to our path, we should put on the Words of God as our glasses so we can see things clearly, the way it is, as God ordained.

Thursday, November 24, 2011

Reuse & Reduce



Sabun cuci, sabun mandi, detergen, sudah termasuk keperluan sehari-hari. Biasanya kita beli kemasan refill supaya lebih hemat. Nah, sekarang bukan cuma bisa hemat, kita juga bisa mengurangi sampah plastik! Hal inilah yang dilakukan oleh the soap dispensary konsep tokonya menjual segala jenis sabun, pembersih yang bisa diisi ulang dengan botol bekas kita.

Dari konsep 3R(Reuse, Reduce, Recycle), The Soap Dispensary menekankan 2R yang pertama yaitu Reuse dan Reduce; konsep yang patut diacungkan jempol untuk perpaduan bisnis sambil menjaga kesehatan lingkungan kita.

Tuesday, November 8, 2011

Hong Kong


it's 1 month already since my visit to HK (HongKong)- a city where the people hv the same pace: FAST! haha.. ya..that's true! I really admire HK for the people; they live like tomorrow is the end of the world, so evrything is so efficient, effective, fast, rush, and so on..(you can name evrything to show speed!)


DIM SUM is the most popular breakfast there. Many old people like dim sum.


Many parks and playground around apartments all over the city.

very ordered, easy & cheap transportation system.
well designed airport.
fun HK disneyland.

Monday, September 12, 2011

Lemper



Bila kamu adalah seorang pedagang lemper. Lemper yang kamu jual paling terkenal sekecamatan, sering dijadikan ole-ole dan nikmaaat sekali! lemper kamu dijual Rp. 10.000/biji. Suatu hari, muncul saingan yang cukup kompetitif. Lempernya juga enak, terlebih lagi harganya lebih murah, cuman Rp. 7.000/biji.

What would you do?

Menurunkan harga lempermu menjadi Rp. 6.000 supaya bisa bersaing? ataukah kamu akan tetap bertahan dengan lempermu yang Rp. 10.000? (kemungkinannya kamu akan kehilangan pelanggan lo..)

Kalau kamu memilih untuk bersaing dengan menurunkan harga, pertanyaan selanjutnya adalah: How low can you go? mau ikut permainan itu?


insight from a seminar " Mercy vs Becak "

Friday, July 8, 2011

Karate Kid



Sapa pernah nonton karate kid (2010)? Film2 Jackie Chan selalu oke untuk ditonton.
Ada satu scene di film itu yang membuatku kagum; yaitu waktu awal pelajaran kungfu, Xiao Dre diminta untuk latihan memakai, membuka, menggantungkan dan membuang jaketnya.

beberapa insight yang kudapat yaitu:
pertama, sebagai murid kehidupan, seringkali kita juga kayak Dre, kita minta diajari 'kungfu'; kita minta kesabaran, kasih, ketekunan, dsb. Tetapi saat sang guru memberi pelajaran, kita berlagak sudah tahu, berlagak sudah menguasai. "I've done it 1000 times". Barulah kemudian mengerti kalau latihan sederhana: memakai-membuka-menggantung jaket itu, bertujuan menguatkan otot-ototnya. That's the basic of kungfu! Kita terlalu kecil untuk mengerti segala hal-hal 'remeh' yang Dia ijinkan terjadi dalam hidup kita; bahwa semua hal remeh itu akan membuat kita sabar, kasih & tekun.

kedua, betapa menakjubkan mengetahui kalo nilai-nilai kungfu itu ada dalam kehidupan sehari-hari kita. Dari praktek sederhana memakai jaket, attitude kepada orangtua, dsb. Aku mengagumi bagaimana sang guru begitu mendalami kungfu sampai dalam praktek sehari-hari. Dia menghidupi kungfu! Kungfu ga sekedar belajar silat, untuk membela diri saat menghadapi musuh saja.
Sama halnya dengan iman kita, pengetahuan kita, harusnya belajar dari sang guru yang menerapkannya dalam hidup. Bahkan sampai hal-hal kecil dalam hidup. Dengan begitu, barulah kita disebut menghidupi iman kita. Iman bukan cuma slogan atau falsafah atau teori saja. We need to live it!

Monday, April 25, 2011

my conviction

today, i come to a point to discern, what is my conviction.
working with a new client, bring me new things to learn.

at my former office, they will not accept job for promoting cigarettes. it is their conviction. because, everybody knows tat cigarettes is doing no good to our health. so why we help them promote it?

today, i have a client who opens a pub and selling beer as one of their main menu.
and the big thing is they are going to held a beer competition! what shall i do?

me: drinking beer is okay. in a measured amount, it is good for your body. just don't over drink it. then you will get drunk.

another me: still, there is a chance people will get drunk. after drunk, many evil things can follow..

me: ya.. it's their choice. they know their own body. everybody has to take responsibility with their own body. why sud i care?

another me: why then, you are helping them to promote the event, while you know for sure, there will be chances that they will get drunk?

me: .....

another me: .....

me: oh.. it's just a game!

another me: oya?

me: then what should i do? i already step in it. what should i do?

Monday, February 28, 2011

What's wrong?

tadi barusan rumah g kedatangan tamu. keluarga sepupu yang uda lama ga datang. let's just call her auntie. auntie g barusan percaya Yesus beberapa tahun terakhir and now, she can preach to us. How amazing! ga percaya gimana Tuhan pake mulutnya, hidupnya untuk berbicara kepada orang banyak. dan dia tidak malu menunjukkan imannya. momen paling berkesan adalah saat trakhir sebelum dia mo pulang, dia mencoba menghafalkan satu kalimat encouragement kepada mama g. yang mana, dia hapalkan dengan cukup susah payah..( namanya juga uda tua dan suka lupa )tapi dia tidak menyerah, satu kata demi satu kata dia ucapkan sampe selesai...

seeing tat, i really, really thank God. How amazing is the work of Holy Spirit. Dia juga cerita gimana waktu jaga toko, sering banget ketemu orang dan bisa bercerita tentang Yesus kepada pelanggannya.. Again, a WOW..

then, from her, i get 1 insight, being a Christian is not about: "jip kau"/ masuk agama/ attending a religion. it is a BELIEF! so, u have to BELIEVE! Believe in Jesus Christ of course.

And i m thinking about myself, how come i rarely got a chance like tat?? what's wrong? i love to tell the gospel too, but seems like i haven't get any chance. what's wrong?

Thursday, January 13, 2011

TURUT BERDUKACITA

Pagi itu, seperti biasa, aku membalik-balikkan koran melihat gambar dan berita.
Disana terpampang 3 halaman FULL 'iklan' turut berdukacita. Ntah iklan-kah kata yang tepat untuk peristiwa itu. Ataukah ucapan belasungkawa?

Tetapi.. di dlm hati terbersit beberapa pertanyaan berikut...
Sesungguhnya, apakah 'iklan' itu yang dibutuhkan oleh keluarga yang berduka disaat duka ini?
Sesungguhnya, apakah halaman itu adalah tulus ucapan turut berduka ataukah iklan?
Seandainya saja biaya 'iklan' itu buat bantu orang yang perlu, bukankah lbh bahagia hati ini?

Medanku, hari ini aku turut berduka atas dirimu..

Monday, September 27, 2010

siapa Allahmu?

"...pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!" Joshua 24:15

kalo kamu membaca sepanjang pasal 24, kamu akan tau apa yang dikatakan yosua kepada bangsa israel sebelum ia menantang mereka di ay. 15 ini..

kalimat itu bukan paksaan, krn Yosua memberi mereka kebebasan untuk memilih.Tetapi kalimat itu kalimat yg penuh tanggungjawab, krn sebelumnya dia uda mengingatkan terlebih dahulu tentang TUHAN yg selama ni memimpin dan menjaga mereka sepanjang perjalanan mereka keluar dari Mesir.

...Sebab itu berteriak-teriaklah mereka kepada TUHAN, maka diadakan-Nya gelap antara kamu dan orang Mesir itu dan didatangkan-Nya air laut atas mereka, sehingga mereka diliputi. Dan matamu sendiri telah melihat, apa yang Kulakukan terhadap Mesir. Sesudah itu lama kamu diam di padang gurun.
...Aku membawa kamu ke negeri orang Amori yang diam di seberang sungai Yordan, dan ketika mereka berperang melawan kamu, mereka Kuserahkan ke dalam tanganmu, sehingga kamu menduduki negerinya, sedang mereka Kupunahkan dari depan kamu.
...Tetapi Aku tidak mau mendengarkan Bileam, sehingga iapun memberkati kamu. Demikianlah Aku melepaskan kamu dari tangannya.
... tetapi mereka itu Kuserahkan ke dalam tanganmu.
...Demikianlah Kuberikan kepadamu negeri yang kamu peroleh tanpa bersusah-susah dan kota-kota yang tidak kamu dirikan, ...

demikian juga mgk kita bisa memuji DIA saat kita melihat ke belakang, bagaimana DIA telah memimpin hidup kita. Dan menjadi TUHAN kita.

dan sekarang, jika kita melihat ke depan, kita tidak tau apa yg bakal terjadi di depan, ttp yg pasti adalah, ada byk allah-allah laen yang menuntut perhatian kita, pekerjaan, sekolah, teman, keluarga, pacar, keinginanku, kebebasanku, egoku, keuntunganku, semua itu ada di sekitar kita.

jadi, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah?

Monday, August 23, 2010

Tide helps disaster victims with free laundry services


It seems fair to say that laundry is one of the great levelers in this life, which might explain why we've seen pop-up laundry services on so many occasions already. There are the brand butlers that offer laundry service at festivals, and there's the Method truck to facilitate the donation of clean clothes, but it wasn't until recently that we noticed Tide's Loads of Hope program.

Inspired by the Hurricane Katrina disaster five years ago, Tide Loads of Hope is a mobile laundry service that provides clean clothes to families affected by disaster. Through a partnership with Feeding America and Frigidaire, the program has since washed more than 36,000 loads of laundry for some 27,000 families in many other disaster-struck communities as well, including those affected by the recent floods in Middle Tennessee and Pike County, Ky. One truck and a fleet of vans house 32 energy-efficient Frigidaire washers and dryers capable of cleaning more than 300 loads of laundry every day—staffers do it all for free, including folding the clothes afterward.

Procter & Gamble's Tide detergent brand also runs a program through which it will donate USD 1 for every bottle of “Yellow Cap Tide” consumers purchase and register online. All profits from sales of its USD 20 Tide Vintage T-shirt, meanwhile, go toward helping disaster victims as well. How is *your* brand demonstrating its generosity for all the Generation G masses to see...?

Website: www.tideloadsofhope.com

Friday, January 22, 2010

Globe-trotters for kids

Remember the excitement you felt receiving mail as a child? That's the inspiration behind San Francisco-based Little Passports, a new educational subscription service that aims to turn 5-to-10-year-olds into world travellers, one country at a time. Little Passports delivers monthly travel packages designed to provide a fun, hands-on way for kids to learn about other countries without leaving home. The first shipment in the USD 10.95 per month subscription prepares little voyagers for their global adventure with a mini suitcase, passport, world map and a letter and photo introducing their travel guides, Sam and Sofia.

Each following month, children receive a personalized letter and package from Sam and Sofia, which includes travel-related items like a passport stamp, suitcase sticker and collectible boarding pass to access online games and activities that teach geography, history, culture and vocabulary. As the months pass, little travellers notch up a jetsetter's stamp-filled passport, personalize their suitcase, and pack it with country-specific souvenirs.

In an era dominated by electronic communication, people are embracing concepts from a slower age, like the company that transforms emails into paper letters and one that resurrected the classic telegram. Little Passports combines that nostalgia for 'real' mail and combines it with the convenience of a subscription service. What else could this formula be applied to? (Related: Interactive piggy bank teaches kids about money.)

Website: www.littlepassports.com
Contact: info@littlepassports.com

Tuesday, November 10, 2009

bicentennial man


Nov 8th, 2009

setelah 5 minggu memaksa diriku membaca buku2 untuk ujian...akhirnya lewat juga waktu itu.Nah, sebagai gantinya, abis dari ujian, NONTON!film ini nih yg g tonton:

BICENTENNIAL MAN. alias manusia berumur 200 tahun. ceritanya, manusia berumur 200 tahun ini pada awalnya bukan manusia. Dia adalah robot. you know, mesin. Robot untuk membantu pekerjaan rumah (home appliance). Namanya Andrew Martin.spesialnya adalah robot ini berkepribadian. Andrew bisa membuat karya seni, bisa sedih, senang, dsb.seperti layaknya manusia.Andrew pengen menjadi manusia.(mungkinkah itu?).Andrew berjuang supaya diakui sebagai manusia.

Dalam salah satu adegan, ada satu kalimat Andrew yang membuatku agak terhentak.kira-kira bunyinya seperti ini,"Saya ingin hidup dan mati sebagai manusia, dengan harkat (dignity)seorang manusia."

dan saya merenungkan..

wow..robot kepengen jadi manusia!
seharusnya saya, manusia ini, sangat tersanjung & bangga dengan statusku.
tat we are designed for dignity.
He made us with HIS image.

Robot ini begitu pengen punya dignity seorang manusia.
sedangakan kita-kita, manusia ini, kadang malah ga sadar kalo kita ini manusia. malah kepengen diatur kayak robot.

Robot ini menuntut kebebasan.
sedangkan kita yang uda bebas ini malah pengen terus mengikatkan diri dalm belenggu dosa. seperti andrew yang selalu siap melayani tuannya. kita selalu siap melayani dosa, nafsu dan keinginan kita.

Robot ini ga bisa menerima kodratnya sebagai robot.terus mencoba, berjuang untuk menjadi manusia. Dia mau bisa mati.Dia ga mau hidup 'kekal' senagai robot.
Tetapi kita, begitu bodohnya malah pengen umur panjang. tidak bisa menerima kodrat kita sebagai manusia yang bisa mati.

apakah kita kenal kodrat kita?
Bahwa kita adalah manusia berdosa. kita seharusnya mati karna dosa-dosa kita.

apakah kita bisa menerima kodrat kita yang baru?
Bahwa kita sudah ditebus dengan darah yang mahal. Kita adalah ciptaan baru, anak-ank merdeka. kita ga seharusnya terus-terusan hidup dalam perbudakan dosa.

jadi kenapa masi enak di dalam lumpur dosa??

Monday, October 12, 2009

pondering 12 spies


The Canaanites were stronger than Israel;
suppose they were, but were they stronger than the God of Israel?
We are not able to deal with them, but is not God Almighty able?
Have we not him in the midst of us? Does not he go before us?
And is any thing too hard for him?
Were we as grasshoppers before the giants, and are not they less than grasshoppers before God?
Their cities are walled against us, but can they be walled against heaven?
Besides this, They had had very great experience of the length and strength of God's arm, lifted up and made bare on their behalf. Were not the Egyptians as much stronger than they as the Canaanites were? And yet, without a sword drawn by Israel or a stroke struck, the chariots and horsemen of Egypt were quite routed and ruined..