Wednesday, September 12, 2007

bookmark



burned


"BURNED" - potret rasa kemanusiaan manusia yang makin terbakar habis saat ini. ( published in Showoff, first edition )

a short offline message

me: hi
me: pa kbr
me: g br selesai baca bab 1 kiss dating goodbye
me: yun yg pinjemin
me: buku yg bagus
me: dimulai dgn bae
me: i can feel..she change alot lately
me: ntah dia yg berubah
me: ato perspektif g yg mulai berubah terhadap dia
me: :p
me: wow..
me: kuasa Tuhan hebat bgt
me: td dia share ttg beban dia
me: utk PI org yg kerja di salon mamanya
me: seorg gay
me: dan jg mbak2 yg laen yg kerja di salon
me: she is really..seorg yg mengerti anygrah
me: anugrah
me: diselamatkan oleh anugrah
me: g percaya dia akn terus berbuah
me: saat mendgr dia share
me: g jd malu sendiri
me: selama ini g males bgt PI org
me: ga pernah usaha pun utk membagi kasih Tuhan
me: ya Tuhan ampuni aku
me: hr ini Dia menegur aku lwt yun
me: ms mending malu sekarang
me: drpd malu saat ktm Tuhan nanti di sorga
me: tanpa membawa jiwa

Thursday, August 9, 2007

i love you

pernah ditembak seseorang? ato pernah nembak seseorang? ( mksd gue nembaknya bukan dgn senjata lo tp dgn '3 magic word' itu.. ) how it feels ya? anyone mo sharing :) ?



i think..it must be a very, very confusing moment. evrything seems mix up. campur aduk. dont know if u still can think clearly that time.. can u? in my experience, i can't. otak buntu seketika. speechles....



anyway, it's so great if u can do or experience that. to do, kamu perlu sekarung keberanian untuk menyatakan perasaanmu.. if experienced before, you must have known how it feels :p



to be loved is sweet but to love is sweeter. (-sweet --is it the right term?)

Tuesday, July 17, 2007

kebiasaan darurat

2 hari kemaren, 16-17 juli baru ikut seminar NO PLACE FOR TRUTH. Bener2 seminar yg dalem. Membuka pikiran, membongkar dan menata ulang pikiran. Bener2 cuci otak deh.

Banyak realita yg br g sadari, hal2 kecil, hal2 detail yg selama ini g lewatkan saja. Karna sudah BIASA.. bener2 harus aware dgn kebiasaan kita. Kebiasaan yg masuk tanpa sadar dan akhirnya jadi budaya..
Contohnya…em.. salah satu issue yg diomongin kemaren yaitu “kebiasaan darurat” td pagi sempet discuss jg ama cc ttg hal ini. Manusia punya kapasitas darurat. Mksdnya gini, misalkan suatu hari kamu duduk tenang2 trus tiba2 dibelakangmu muncul Doberman gila GUANG..GUANG.. mo menerkam.. secara refleks tentu saja kamu…AMBIL LANGKAH SERIBU alias LARI, rite? Saat itu mgk kamu yg biasanya ga olahraga, tp wkt itu mgk bs lari 60 km/jam, trus pagar 2 meter pun dillewati dgn gmpg. WOW.. Nah,itu namanya kapasitas darurat.
Kemudian, apa hubungannya dong dgn kebiasaan? Jaman sekarang orang semakin sering menciptakan situasi darurat buat dirinya sendiri. Aneh ya? tapi nyata. Seorang teman bercerita ttg konsep menciptakan hutang bagi diri sendiri. Dia membeli produk dgn kredit card, kemudian dgn perasaan yg berhutang itulah dia memacu diri untuk giat bekerja, menawarkan produk, menjual sebanyak2nya untuk dapat duit. Lho, apa hal ini salah? Kan bagus kita jd bisa memacu diri giat bekerja. Ya.. memang bagus utk pertamanya. Tapi kalo hal itu diulang terus menerus..bagaimana jadinya? Sama kayak cerita Doberman td, apakah biar bisa lari cepet trus kita terus2an kasi Doberman? Kali pertama, saat darurat mgk bisa lari cepet, manjat tinggi, lompat jauuhh... Tapi setelah kali kedua, ketiga, dst.. apa masi bisa begitu?? Bayangkan ! Jawab sendiri.

So, kapasitas darurat cuman untuk sikon darurat. Jangan jadikan kebiasaan darurat.

Wednesday, May 23, 2007

somebody please...

somebody please stop the moon from falling down..
'coz i'm falling in love...tonight..


eh, kmrn di mobil dgr lagunya Tompi - i'm falling in love. lucu lo. seakan bisa ikut ngerasain perasaan dia waktu jatuh cintrong.. musiknya fun.. liriknya lucu2 konyol gitu. a nice song indeed!

then.. another one, Josh Groban - So she dances. yang ini lagunya juga keren bgt. you can feel the atmosphere, dancing in a ballroom..
ehm.. mendadak dapet inspirasi nih utk bikin visualnya.. ting..ting.. mudah2an bisa diselesaikan. ( soalnya kadang seniman modenya bisa muncul gt, jadinya bikin karya tuh mood-mood an ^^! )

Thursday, May 3, 2007

Surrender



Uda bbrp mgg lalu seorang teman menanyakan ttg mencari donatur utk pembangunan gereja. Kemudian hal itu menjadi pikiranku bbrp hari trakhir.

Ada yg mengatakan, seharusnya kita berserah, mengandalkan Tuhan. Bukan mencari donatur gini ( seperti mengandalkan org kaya) kemudian aku jd berpikir ttg kata ‘berserah’ ini.

Surrender..what is surrender? Trus give up – give in. apa bedanya? Apakah ada beda makna dari ketiga kata itu? Ato sama saja? Di kamus, ketiga kata itu sih punya makna yg sama.. apa bener begitu?

Surrender artinya berserah. Berserah artinya mempercayakan. Mempercayakan bukan berarti menjadi pasif ( itu yg aku dapet saat baca buku purpose driven life bab 10 ). Isinya gini,
“… surrendering to God is not passive resignation, fatalism, or an excuse for laziness. It is not accepting the status quo. It may mean the exact opposite: sacrificing your life or suffering in order to change what needs tobe changed. God often calls surrendered people to do battle on his behalf…”

Berserah itu bukan menjadi pasif. Trus apa dong?

Kenapa ga bole cari donatur?

Apa hubungannya dgn tidak mengandalkan Tuhan?

Bukankah kita dikasi otak, utk mikirin cara dapet dana?

Mencari donatur ato bikin acara amal toh bukan hal yg salah?

Toh namanya usaha? Soal nantinya ada donatur ato ngga itu baru pekerjaan Tuhan yg menggerakkan hati mrk. Iya bukan?

Apakah usaha ini salah?


Kemudian aku berpikir sebaliknya,


Kalo memang mengandalkan Tuhan, kalo aku percaya, trus buat apa aku melakukan usaha ini?

Kalo memang ini kehendak Dia supaya kami bisa membangun gereja, knpa tidak berserah padaNya?

Bukankah Dia Allah yg berkuasa? Kalo ini kehendakNya, bukankah Dia yg akan mencukupi dan memberi jalan keluar?

Kalo aku berserah, mengandalkan Dia, bukankah aku cuma perlu percaya & taat perintahNya?

Cuma percaya & taat?

Walaupun aku ga tau bagaimana rupa jalan di depan?

Walaupun mgk akan diejek kyk Nuh?

Ato mgk mengalami byk kesulitan kyk Yusuf?

… You know you’re surrendered to God when you rely on God to work things out instead of trying to manipulate others, force your agenda, and control the situation. You let go and let god work. You don’t have to always be “in charge.” The Bible says,”Surrender yourself to the Lord, and wait patiently for Him.”


Aha! Sekarang aku sudah lebih mengerti sedikit ttg “surrender, faith, & my almighty God”